Rabu, 10 Januari 2018

Metode MIR Mengoptimalkan Potensi Anak

author photo

Identititas Buku
Judul       : Semua Anak Bintang
Penulis    : Munif Chatib
Penerbit  : Kaifa Learning
Cetakan  : I, Juli 2017
Tebal       : x + 94 halaman
ISBN      : 978-602-0851-88-4

Resensator Teguh Wibowo
"Orangtua mengetahui potensi kecerdasan anaknya dari banyak kecerdasan, sehingga orangtua memiliki keyakinan bahwa anaknya adalah anak yang pandai dan berpotensi."

Sejak lahir semua anak dibekali dengan kecerdasan. Tinggal bagaimana orangtua mengoptimalkan potensi buah hatinya. Lalu, bergantung juga karakter atau kepribadian anak saat telah mencapai masa tumbuh kembangnya. Mengoptimalkan beragam tipe kecerdasan memerlukan kreativitas, inovasi, kesabaran, dan tekad kuat.
Metode MIR Mengoptimalkan Potensi Anak

Cara mengembangkan kecerdasan yaitu dengan menemukan dan mempertahankan dalam waktu yang cukup lama, sampai pada masuk dalam kondisi terbaik anak. Kondisi terbaik seseorang tidak berhubungan dengan faktor usia. Fakta membuktikan, banyak anak kecil sudah menemukan kondisi terbaiknya. Sebaliknya, banyak juga kondisi terbaik seseorang ditemukan pada saat orang tersebut sudah menginjak usia dewasa, bahkan sudah tua.

Menurut Howard Gardner dalam bukunya Multiple Intelligences, kecerdasan seseorang tidak dapat diwakili oleh angka-angka atau hasil tes standar. Kecerdasan bersumber dari kebiasaan (habit), yaitu perilaku yang cenderung diulang-ulang. Ada dua batasan kebiasaan yang berkaitan dengan kecerdasan ini, yaitu: (1) Kebiasaan seseorang menciptakan produk baru yang memiliki nilai budaya (kreativitas). (2) Kebiasaan seseorang menyelesaikan masalahnya sendiri (problem solving) (halaman 5).

Kecerdasan selalu berkembang. Menurut Howard Gardner, kecerdasan manusia itu tunggal, tetapi beragam, majemuk. Teori Multiple Intelligences, secara umum menyebutkan ada delapan tipe kecerdasan. Meliputi kecerdasan: linguistik (bahasa), matematis-logis (angka dan logika), spasial-visual (gambar dan ruang), musikal (musik), kinestetis (bergerak), interpersonal (bergaul), intrapersonal (diri), dan naturalis (alam).

Dalam buku “Semua Anak Bintang” ini, penulis memperkenalkan metode Multiple Intelligences Research (MIR). Penulis juga memaparkan berbagai kendala atau hambatan yang dialami anak-anak dalam upaya menggali kecerdasan dan bakat terpendam.

Baca Juga: Memetik Ragam Nilai Moral dalam Kehidupan

MIR adalah sebuah riset untuk mengetahui kecenderungan kecerdasan seorang anak. MIR adalah hasil pengembangan teori Multiple Intelligences yang awalnya dikembangkan oleh Howard Gardner, seorang psikolog modern, pada tahun 1983 di Harvard University.

Hasil MIR, terdiri dari dua bagian besar: (1) Melaporkan kondisi kecenderungan kecerdasan seseorang, mulai yang dominan sampai yang rendah. Laporan ini secara mudah didesain dalam bentuk tabel dan grafik dengan poin skala 1 sampai 5. (2) Menunjukkan aktivitas yang disarankan, baik untuk siswa sendiri, guru, dan orangtua. Misalnya, hasil penerapan MIR di sekolah akan berguna dan menjadi informasi yang berharga bagi tiap guru. Hasil MIR menjadi database yang sangat berharga untuk guru dan sekolah (halaman 12).

Manfaat MIR untuk siswa, guru, orangtua, dan sekolah antara lain mengetahui gaya belajar siswa, pembagian kelas, dan mendesain metode mengajar dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hasil MIR untuk orangtua secara khusus memberikan informasi penting.

Baca Juga: Tradisi Lisan Dayak yang Tergusur & Terlupakan

Orangtua mengetahui potensi kecerdasan anaknya dari banyak kecerdasan, sehingga orangtua memiliki keyakinan bahwa anaknya adalah anak yang pandai dan berpotensi. Orangtua akan mengetahui bakat-bakat terpendam anaknya, yang bisa dikembangkan. Orangtua mengetahui cara dan pola pendekatan komunikasi kepada anak-anaknya. Orangtua mengetahui jenis-jenis permainan yang sesuai dengan kecenderungan kecerdasan anaknya, sehingga terus dapat mengembangkan lebih baik.

Buku ini membahas bagian-bagian dari otak dan fungsinya. Juga mendeskripsikan gaya belajar, metode mengajar, jenis permainan yang disarankan, dan kegiatan kreatif di rumah, berdasarkan delapan tipe kecerdasan yang disebutkan di atas. Sekiranya, penyusunan bab 9 dan bab 10 perlu diletakkan sebelum penjelasan bab 2. Tampilan buku berwarna, disertai ilustrasi yang menarik selera pembaca, membuat minat belajar tambah asyik.

Sesungguhnya kecerdasan atau potensi diri adalah anugerah luar biasa dari Tuhan Yang Mahakuasa. Oleh karena itu, kita harus bersyukur dan dapat mengoptimalkannya.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post