Selasa, 13 Agustus 2019

Membangun Motivasi Literasi

author photo

Tulisan Muhammad Amirul Fahmi


Menghadapi era globalisasi, Indonesia diberitakan menjadi negara dengan minat baca yang sangat rendah dalam suatu riset. Berdasarkan laporan riset berjudul “Skills Matter” yang dirilis OECD pada tahun 2016, berdasarkan tes PIAAC, tingkat literasi orang dewasa di Indonesia berada pada posisi terendah dari 40 Negara yang mengikuti program ini.

literasi kalbar
sumber: pixabay

Tes PIAAC, menemukan bahwa hanya 1% orang dewasa di Jakarta yang memiliki tingkat literasi yang memadai (Level 4 dan 5). Orang dewasa dengan tingkat literasi level 4 dan 5 dari tes PIAAC, dapat mengintegrasikan, menafsirkan, dan mensintesis informasi dari teks yang panjang yang mengandung informasi yang bertentangan atau kondisional. Dan hanya 5.4% orang dewasa di Jakarta memiliki tingkat literasi pada level 3, yaitu dapat menemukan informasi dari teks yang panjang.

Oleh karena itu, untuk menghadapi masalah ini perlu namanya motivasi diri untuk meningkatkan mutu masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan serta menurunkan tingkat kesenjangan terletak pada keberhasilan kita dalam mengatasi masalah literasi. Bila sebelumnya membaca hanya dengan buku atau media cetak saja.

Baca Juga: Kalbar Semakin Maju dengan Literasi

Zaman sekarang yang sudah serba canggih/ digital, membaca tidak lagi terpaku pada membaca kertas saja karena segala informasi terkini telah tersedia di dunia maya/ internet dan media elektronik lainnya. Dengan semakin mudahnya media untuk mendapatkan informasi bacaan maka sudah seharusnya kita tingkatkan minat baca kita.

Di bawah ini langkah awal untuk meningkatkan minat baca:


1. Bangunlah Motivasi Minat Membaca, Meningkatkan minat baca harus dimulai dengan motivasi diri dalam membaca. Dengan membaca, pandangan kita menjadi terbuka terhadap hal-hal baru yang tidak kita ketahui sebelumnya.

2. Mulailah Membaca Sesuatu yang Kita Sukai. Carilah sesuatu yang menarik dan sesuaikanlah dengan minat anda. Agar niat untuk membaca tidak hanya berasal dari pikiran, tetapi juga dari hati.

3. Menyisihkan waktu yang tepat dan nyaman untuk Membaca. Pakailah waktu-waktu yang biasa kita habiskan untuk hal yang tidak berguna dan menunggu dengan membaca.

4. Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu. Biasanya rasa ingin tahu dan penasaran sangat efektif untuk menggerakkan diri ini untuk melakukan sesuatu.

5. Minta Seseorang Merekomendasikan Buku. Karena buku yang direkomendasikan biasanya lebih efektif dan mempunyai nilai yang lebih yang membuat kita lebih semangat membacanya

6. Membacalah Seperlunya Saja. Selagi masih belajar membacalah seperlunya saja. Tak usah berlebihan takut nya kita menjadi jenuh dalam proses literasi.


Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut adalah menumbuhkan kebiasaan membaca, akan tetapi pada zaman sekarang membaca tidak dijadikan kebiasaan yang penting untuk dilakukan karena membaca dianggap sebagai kegiatan yang membosankan dan membuat jenuh.

Padahal membaca dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengoptimalisasikan kemampuan seseorang dalam memahami konsep dan berpikir secara kritis, dimana hal tersebut dapat menunjang seseorang untuk mencapai kesuksesan dalam memecahkan berbagai masalah.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post