Minggu, 09 Desember 2018

Upaya Melestarikan Buku di Era Globalisasi

author photo
Tulisan Tita Aulia

Di zaman modernisasi seperti sekarang kehidupan manusia sangat bergantung terhadap  teknologi. Kebutuhan manusia akan teknologi juga didukung dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Penemuan- penemuan tersebut terus berkembang seiring berjalannya waktu, ditengah era globalisasi seperti sekarang tidak sedikit orang yang selalu mengikuti perkembangan teknologi dan meninggalkan hal-hal yang dianggapnya kurang update atau bisa dibilang kuno.

literasi kalbar
pixabay.com
Teknologi memang sudah tidak bisa dipisahkan lagi dengan berlangsungnya kehidupan manusia. Segala kegiatan manusia pasti tidak lepas dari kecanggihan teknologi. Anak-anak hingga dewasa tidak ada satupun yang bisa terlepas dari teknologi, contoh sederhanannya adalah telepon genggam atau biasa disebut handphone. Handphone menjadi kebutuhan primer untuk generasi milenial. Segala kegiatan yang dilakukan pasti tidak bisa lepas dari handphone.

Banyak dampak positif dari penggunaan telepon genggam salah satunya adalah arus informasi saat ini menjadi sangat cepat, bahkan cenderung tidak terkontrol meskipun terkadang tidak akurat dan tidak tepat. Tidak sedikit juga dampak negatif yang dihasilkan dari penggunaan telepon genggam, beberapa contohnya adalah individu menjadi malas untuk bersosialisasi secara fisik, meningkatnya penipuan dan juga kejahatan cyber, marak terjadinya Cyber Bullying, fitnah dan juga pencemaran nama baik secara luas.

Baca Juga: Rendahnya Tingkat Literasi, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Selain itu banyak sekali hal yang mulai hilang ditelan berkembangan zaman contoh sederhannnya adalah surat. Pada tahun-tahun sebelumnya surat merupakkan hal yang popular. Sekarang akibat dari perkembangan teknologi tidak sedikit orang memilih mengirimkan pesan melalui SMS karena dinilai lebih praktis daripada harus mengirimkan surat.

Contoh lainnya salah satunya adalah buku, generasi milenial sekarang sudah sangat jarang membaca buku. Buku juga sudah hampir mulai menghilang. Tidak sedikit orang yang memilih menggali pengetahuan melalui internet. Tentu saja keputusan itu bukan keputusan yang salah hanya saja generasi milenial sekarang sudah terlalu dimanjakan dengan perkembangan pesat teknologi yang sebenarnya bisa saja berdampak buruk bagi keberlangsungan hidup manusia.

Baca Juga: Membangkitkan Gairah Membaca

Dahulu buku selalu disebut dengan sebutan ‘sumber ilmu’ tetapi sekarang semua itu seperti sudah mulai hilang. Segala sesuatu kini bergantung kepada internet. Bagaimana upaya kita untuk melestarikan buku agar tidak hilang ditelan zaman? Sebenarnya ada banyak cara dan upaya yang dapat kita lakukan untuk saat ini pemerintah sudah menerapkan program literasi atau kemampuan melihat huruf atau aksara yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis sebuah literatur.

Program ini sudah diterapkan dibeberapa sekolah guna memberi pengetahuan kepada siswa untuk mulai membaca buku sedari dini tidak hanya buku pelajaran. Program literasi ini siswa bebas memilih buku yang dibaca mulai dari novel, majalah, kamus, komik, ensiklopedia, naskah, dan biografi. Tujuan dari literasi ini agar generasi penerus bangsa mempunyai  budi pekerti yang baik dan selalu menghargai dari hal-hal terkecil.

Baca Juga: Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Literasi di Kalbar


Menumbuh kembangkan budaya literasi di sekolah maupun masyarakat dapat menambah pengetahuan yang dimiliki dalam membaca berbagai info yang bermanfaat, dapat menambah kepahaman seseorang didalam mengambil inti sari dari bacaan, memberikan penilaian pada karya tulis seseorang, memperkuat nilai kepribadian membaca dan menulis, dan masih banyak hal lainnya.

Maka dari itu budaya literasi ini harus kita kembangkan agar tidak termakan oleh kecanggihan teknologi. Di zaman sekarang banyak sekali e-book atau elektronik book alangkah lebih baiknya jika generasi penerus bangsa juga membaca melalui buku. Membaca buku lebih banyak manfaat yang bisa kita ambil dari membaca buku secara langsung tidak melalui gadget atau semacamnya.

Pemerintah sudah menerapkan program yang baik semoga program literasi ini tidak menghilang seiring dengan perkembangan zaman. Semoga generasi milenial bisa menjadi generasi penerus bangsa yang diharapkan oleh nenek moyang terdahulu.

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post