Rabu, 23 Januari 2019

Resensi | Memetik Ragam Nilai Moral dalam Kehidupan

author photo
Resensator Nada Salsabila

Judul Buku : Menulis Nikmat di Atas Batu
Penulis : Aspari Ismail
ISBN : 978-602-1202-43-2
Desain Sampul: Fahmi Ichwan
Layout : Setia Purwadi
Tahun Terbit : 2013
Halaman          : 95

Harga : -

Pak Aspari Ismail adalah penulis buku kelahiran Sui Bakau Kecil yang mempunyai hobi menulis dan senang membaca. Banyak judul buku yang sudah di terbitkannya maupun terlibat sebagai editor.  Karyanya tidak hanya diterbitkan dalam bentuk buku melainkan juga tersebar di koran maupun media nasional. Buku “Menulis Nikmat di Atas Batu” merupakan salah satu karyanya yang begitu popular.

Menulis nikmat di atas batu - aspari ismail

Seperti karya-karyanya yang lain, buku karya Aspari ini sangat menarik untuk diulas. Buku ini mengandung nilai-nilai  moral dan kehidupan yang sangat tinggi. Membandingkan dengan kehidupan jaman sekarang yang nilai moralnya sudah mulai luntur membuat buku ini relavan untuk diambil setiap pembelajaran hidupnya.

Berbeda dari buku sebelumnya, Pak Aspari Ismail mengangkat judul yang tidak seperti biasanya. Buku berjudul “Menulis Nikmat di Atas Batu” diharapakan akan membawa angin segar bagi penikmat karyanya.

Baca juga: Permasalahan Psikologi dalam Novel

Pada daftar isi bisa dilihat sumber-sumber pelajaran hidup yang dipelajari oleh penulis. Dari sisi keagamanan, nilai sosial, permasalahan pendidikan, permasalahan masyarakat dan nilai nasionalisme satu-persatu dibahas dengan rapi oleh penulis. Selain itu, membuat para pembaca mudah untuk memahami nilai moral dan maksud dari  sang penulis.


Buku ini dirangkai dengan kata-kata yang sangat ringan sehingga membuat pembaca mudah mengerti maksud dari penulis serta memudahkan para pembaca untuk mengambil hikmah dan pembelajaran dari buku ini. 

Buku ini terdiri dari 17 bab yang semua babnya mempunyai pelajaran hidup. Masing-masing bab diambil dari pembahasan yang berbeda judul, seperti Pahitnya Pendidikan di Kalbar, Pesona Orang Bertaqwa,Menjadi Pemuda Unggul, dll.

Baca juga: Sastrawan di Imaji Kalbar


Pembahasan moral yang sangat apik menuntun kita untuk tetap mempunya kepribadian baik dalam menghadapi permasalahan dengan kepala dingin, menghargai satu sama lain, dan mementingkan pendidikan. Penulis juga menjabarkan  banyak sekali nilai-nilai agama yang menjadi dasar pembahasan dan sumber karya tulisnya.

Buku ini sangat mudah dipahami dan diambil pelajarannya oleh masyarakat-masyarakat zaman sekarang. Tapi desain cover dan bahasannya yang sangat ketinggalan jaman mumbuat pembaca mudah jenuh dan bosan. Saran untuk penulis agar menggunakan redaksi bahasa yang lebih menarik agar masyarakat khususnya anak muda tertarik pada buku ini dan mendapatkan banyak pesan moral untuk kehidupan. 

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post