Jumat, 23 Agustus 2019

Sajak-Sajak Ramos Marpaung

author photo
Puisi Ramos Marpaung


Sajak-Sajak Ramos Marpaung



puisi ramos marpaung
pixabay.com
Kepada yang Terhormat


Kepada yang terhormat
Baris-baris angin membawa daun jiwa
Masuk menghadap cakrawala ruang
Menyusuri jiwa anak langit
Dunia begitu sempit
Begitu imbau penyair gurun

Dengan parau kicaunya
Malam menaruh hormat ke rembulan
Bintang kecil tersenyum akan
Hangatnya doa malam

Samarinda, 2018

***


Raga Para Pemimpi


Para penyintas berlari
Berpijak meratakan tanah
Retak
Dua puluh empat jam ke depan
Selamat adalah doa malam
Bertahan menghunus kelam
Semoga raga ini mencapai
tunas yang kembali bersemi

Samarinda, 2019

Baca Juga

PUISI | Sahabat


***

Lemari

Terunggah nasib buruh
Sejak lemari sembunyi
Mati dikenang sebagai martir

Samarinda, 2017


***

Awalnya


Awalnya, keindahan adalah topeng keburukan
Semenjak beras menjadi nasi lalu terlena
Menjadi bubur
Saat fajar menyongsong senyum
Sembunyilah duka dibalik dupa

Para saudagar sedang bertawar
Dengan kanan yang manis
Sambil si kiri memegang gula
Suar mulai berganti silih
Memaksa diam arah

Samarinda, 2018

Baca Juga

PUISI | Para Wakil Rakyat


Ramos Marpaung Lahir di Tenggarong, 27 Februari 1998. Membaca, menulis, dan mendengarkan musik Blues. Sekarang bertempat tinggal di Samarinda, Kalimantan Timur. Bisa dihubungi lewat email: ramosmarpaung98@gmail.com

Laman Literasi Kalbar menerima tulisan berupa puisi, cerpen, resensi  & opini. Silakan kirim ke literasikalbar@gmail.com
Ketentuan tulisan bisa baca di Kirim Tulisan

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post